Senin, 02 Oktober 2017

Rumah Adat Kalimantan Timur (Rumah Lamin) dan Penjelasannya

Setelah pada artikel sebelumnya kita membahas perihal pakaian etika Kalimantan Timur, di artikel kali ini kita akan membahas seputar peninggalan budaya dan etika Kalimantan Timur lainnya, yaitu rumah etika Lamin. Kita akan membahas perihal konstruksi, arsitektur, hingga filosofi rumah etika Kalimantan Timur ini secara terperinci dan lengkap. Silakan disimak!

Rumah Adat Kalimantan Timur

Rumah etika Kalimantan Timur yaitu rumah lamin. Rumah ini yang bahwasanya merupakan rumah identitas suku Dayak Kenyah ini ditetapkan menjadi rumah tradisional Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 1967. Keunikan yang dimiliki oleh rumah etika ini terletak pada struktur dan ukuran bangunannya. Perlu diketahui bahwa rumah Lamin dapat menampung sedikitnya hingga 100 orang. Daya tampung tersebut ditunjang dengan ukuran rumah Lamin yang terbilang sangat besar yaitu panjang 300 m, lebar 15 m, dan tinggi 3 m.

Rumah Adat Kalimantan Timur

Rumah lamin yaitu rumah panggung dengan daya tampung yang sangat besar. Besarnya daya tampung rumah ini merupakan tanda bahwa masyarakat Dayak di kawasan Kalimantan Timur memiliki sifat kekeluargaan yang tinggi. Mereka hidup berkelompok dalam satu rumah. Antara 12 hingga 30 keluarga hidup bahu-membahu dalam rumah ini.

Konstruksi dan Arsitektur Rumah Adat Kalimantan Timur

Beberapa ciri khas unik yang dimilikinya telah membuat rumah Lamin begitu mudah dikenali. Beberapa ciri khas tersebut antara lain:

a. Terdapat Ukiran

Ciri khas rumah Lamin yang pertama yaitu terdapatnya ukiran-ukiran etnik berupa gambar bermakna. Gambar-gambar tersebut umumnya bermotif makhluk hidup ibarat wajah manusia, dongeng perburuan, tumbuh-tumbuhan, dan lain sebagainya. Ukiran-ukiran ini menurut kepercayaan, disebut dapat menjaga keluarga yang tinggal di rumah itu dari ancaman ilmu hitam yang kapan saja mampu menyerang. Masyarakat suku Dayak sendiri dikenal sebagai suku yang besar lengan berkuasa dalam hal ilmu spiritualis dan kebatinan.

Rumah Adat Kalimantan Timur

b. Warna yang Khas

Rumah etika Kalimantan Timur ini juga mempunyai ciri khas berupa warna-warna kontras yang menghiasi dasar dindingnya. Warna khuning, hitam, merah, biru, dan putih yaitu warna-warna utama dalam arsitektur rumah etika ini. Warna merah melambangkan keberanian, kuning melambangkan kewibawaan, putih melambangkan kebersihan jiwa, dan hitam melambangkan keteduhan.

c. Kontruksi Bahan

Ciri unik rumah etika Lamin selanjutnya terletak pada kontruksi materi pembuatannya. Rumah etika suku Dayak ini dibuat menggunakan kayu ulin. Kayu ulin yaitu kayu terbaik yang hanya dapat diperoleh dari hutan Kalimantan. Kayu ini sangat besar lengan berkuasa dan tak mudah melapuk. Bahkan bila terkena air, kayu ulin ini justru akan bertambah tingkat kekerasan dan kekuatannya. Oleh alasannya itu, kayu yang  mendapat julukan kayu besi digunakan sebagai tiang penyangga, dinding, sekaligus untuk bantalan rumah etika Kalimantan Timur ini.

d. Pembagian Ruangan

Rumah Lamin dibagi menjadi tiga ruangan, antara lain ruang tamu, ruangan tidur, dan dapur. Ruang tamu yaitu ruang kosong panjang yang digunakan untuk mendapatkan tamu atau pertemuan adat. Ruang tidur dipisahkan berdasarkan kegunaannya, yaitu untuk laki-laki dan untuk perempuan. Namun, ada pula ruangan tidur yang dikhususkan untuk pasangan yang sudah resmi menikah.

e. Tangga dan Kolong Rumah

Karena berwujud panggung, rumah etika Lamin khas Kalimantan Timur ini juga dilengkapi dengan sebuah tangga. Tangga ini berfungsi untuk jalan masuk ke dalam rumah. Adapun pada bab bawah, kolong rumah ini umumnya digunakan sebagai sangkar pemeliharaan ternak, ibarat kambing atau sapi.

Rumah Adat Kalimantan Timur

f. Aksesoris Rumah

Rumah Lamin umumnya juga dilengkapi dengan ornamen atau aksesoris tertentu. Aksesoris yang paling diutamakan misalnya patung-patung atau totem ibarat yang tersaji pada gambar di atas. Patung-patung atau totem ini merupakan dewa-dewa yang dipercaya oleh masyarakat Dayak kuno sebagai penjaga rumah dari bahaya.

Demikianlah sekilas pemaparan yang dapat kami sampaikan perihal rumah Lamin. Rumah etika Kalimantan Timur ini merupakan bukti faktual bahwa Kalimantan Timur memiliki budaya yang maju di masa silam. Kebudayaan Kalimantan Timur yang maju ini juga dibuktikan dengan peninggalan nenek moyang berupa senjata tradisional Mandau yang akan dijelaskan pada artikel selanjutnya.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com

0 komentar:

Posting Komentar