Tampilkan postingan dengan label Pesugihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pesugihan. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Oktober 2017

Pesugihan Gunung Kawi, Ritual, Tumbal, dan Kisah Nyata

Pesugihan Gunung Kawi / Bagi Anda yang tinggal di sekitar Jawa Timur, nama Gunung Merapi, gunung yang terletak di Malang ini, selain dikenal memiliki panorama yang luar biasa, ia juga dianggap sebagai salah satu gunung yang menyimpan segudang dongeng misteri luar biasa.

Salah satu dongeng misteri yang cukup populer dan menjadi doktrin di masyarakat sekitar gunung ini ialah ihwal adanya ritual pesugihan atau ritual mendatangkan kekayaan dunia dengan santunan raja jin. Pesugihan Gunung Kawi, -begitu ritual ini disebut-, telah banyak mengundang rasa penasaran masyarakat dari seluruh Nusantara, terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan ekonomi dan ingin terlepas dari belenggu kemiskinan. Jika Anda termasuk orang yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai pesugihan ini, berikut akan saya jelaskan informasinya untuk Anda.

Pesugihan Gunung Kawi

Pesugihan Gunung Kawi

Setiap tahun, tak sedikit orang dari seluruh penjuru Nusantara datang dan menziarahi Gunung Kawi. Mereka yang datang biasanya bertujuan untuk mengalap berkah dan mengharapkan datangnya kekayaan dengan jalan pintas melalui ritual pemujaan pada penguasa gaib gunung Kawi.

Dari kisah yang beredar, melaksanakan pemujaan di gunung Kawi memang diyakini dapat membuat diri kita menjadi dimudahkan dalam menerima rezeki. Beberapa konglomerat negeri ini menyerupai Ong Hok Liong (pengusaha rokok) dan Sudono Salim (pemilik Salim Group) juga diisukan pernah melaksanakan pemujaan di gunung ini dikala usaha mereka mengalami pailit di masa jatuh bangunnya dulu. Entah benar entah tidak, namun yang terang gosip ini sudah sangat berkembang di sana. [Baca Juga : Pesugihan Gunung Kemukus, Sragen - Jawa Tengah]

Ritual Pesugihan Gunung Kawi

Dari pemaparan seorang kuncen yang belum lama ini saya temui, saya mengetahui bahwa ritual pesugihan gunung kawi sesungguhnya hanya dilakukan dengan cara yang sangat sederhana. Para peziarah sekedar diwajibkan untuk melaksanakan ritual tapa brata selama 3 hari di bawah sebuah pohon keramat berjulukan pohon Dewandaru.

Ritual Pesugihan Gunung Kawi
Sebelum melaksanakan tapabrata, peziarah tersebut diwajibkan terlebih dahulu melaksanakan mandi suci yang dipimpin eksklusif oleh sang kuncen. Ketika melaksanakan mandi wajib inilah, peziarah itu melaksanakan kontrak mati atau semacam perjanjian dengan penguasa gaib gunung kawi. Mereka harus bersedia menawarkan tumbal nyawa pada sang penguasa setiap tahun untuk melanggengkan  kekayaannya.

Setelah melaksanakan mandi wajib, para peziarah gres diperbolehkan bergabung bersama para peziarah lain untuk melaksanakan tapa brata. Mereka harus bersila di atas selembar daun pisang, tidak boleh makan, minum, dan tidur. Mereka pun tidak boleh buang air besar dan buang air kecil kecuali mengeluarkannya di atas daun pisang yang didudukinya. [Baca Juga : Pesugihan Nyi Blorong]

Tapa brata dihentikan jikalau mereka telah dihampiri selembar daun dari pohon Dewandari yang gugur dengan sendirinya. Daun itu harus jatuh sempurna di tubuh. Gugurnya daun dewandaru mengambarkan bahwa harapan Anda untuk menjadi kaya melalui jalur pesugihan gunung kawi telah disetujui oleh penguasa gaib penunggu pohon dewandaru itu.

Namun jikalau selama 3 hari melaksanakan tapa brata, petapa tidak kejatuhan daun dewandaru, hal ini berarti harapan Anda untuk menjadi kaya melalui pesugihan ini tidak diizinkan oleh penguasa gaib Gunung Kawi. Anda akan pulang dengan tangan hampa dan tidak menerima keberkahan dari tapa brata yang Anda lakukan. Orang-orang yang gagal menerima daun dewandaru biasanya ialah orang-orang yang memiliki niat buruk dan sebetulnya tidak terlalu butuh alasannya ialah secara ekonomi sudah berkecukupan. Sedangkan orang yang berhasil memperoleh daun dewandaru ialah mereka yang benar-benar sudah dalam posisi sulit, terlilit hutang, dan mengalami kesulitan dalam bidang ekonomi.

Kisah Nyata Persembahan Tumbal
Setelah menjalani ritual pesugihan gunung dan menerima selembar daun dewandaru, petapa harus pulang dan menyimpan daun yang didapatkannya itu di dalam bantal daerah tidurnya. Selain itu, ia juga harus membuka usaha dagang. Daun dewandaru yang disimpannya dalam bantal akan membantu melariskan dagangan, menambahkan uang secara gaib ke dalam laci penyimpanan uang, dan membantu melancarkan usaha tersebut secara spiritual. [Baca Juga : Pesugihan Uang Balik]

Kisah Nyata Persembahan Tumbal

Setelah satu tahun, pemilik pesugihan biasanya akan mulai mengalami peningkatan dalam kehidupan ekonominya. Ketika itu, ia mulai harus menyerahkan tumbal seorang insan yang masih memiliki relasi darah dan sepersusuan dengannya. Ia harus menunjuknya dan merelakan kepergian saudaranya itu untuk dijadikan pesuruh di kerajaan gaib gunung kawi. Setiap tahun tumbal harus diberikan melalui ritual tertentu. Seorang yang ditunjuk menjadi tumbal biasanya akan mati secara mendadak tanpa diduga-duga. Selain itu, setiap kali memberi tumbal, kekayaan pemilik pesugihan biasanya akan melonjak secara drastis.

Demikianlah pemaparan sekilas kami mengenai pesugihan gunung kawi beserta ritual-ritual yang harus dijalani. Cukup mengerikan ya. Semoga kita semua terhindar dari kesulitan rizki dan segala bujuk rayu setan. Amin.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com

5 Cara Mendapatkan Uang Gaib : Kumpulan Pengalaman Saya!

Cara Mendapatkan Uang Gaib - Di kehidupan yang serba materialis menyerupai sekarang ini, uang telah menjadi raja yang mengatur setiap gerak dan langkah kita. Dengan uang, kita bisa melaksanakan apapun sesuai impian dan kehendak. Oleh alasannya ialah itu, kita kemudian menjadi berlomba-lomba untuk mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya dengan aneka macam cara, mulai dari yang halal, hingga yang haram menyerupai mencuri, korupsi, atau bahkan dengan  cara-cara yang berbau mistis dan klenik menyerupai melaksanakan ritual pesugihan, memelihara tuyul, atau dengan mencari peruntungan lewat perburuan uang gaib.

Cara Mendapatkan Uang Gaib

Nah, berbicara perihal uang gaib, rupanya masih banyak ketika ini orang yang tertarik dengan fenomena satu ini. Bukan hanya bagi orang desa yang masih awam, melainkan juga mereka yang terbilang memiliki pendidikan tinggi dengan gelar akademis yang berderet.

Cerita demi dongeng telah tercipta dari fenomena uang gaib, di antaranya memang ada yang terbukti benar, meski sebagian besar lainnya hanya merupakan omong kosong belaka. Dan di artikel berikut ini kami akan menuliskan cerita-cerita perihal kisah, amalan, dan cara menerima uang gaib tersebut beserta bukti-buktinya yang tak terbantahkan. Silakan disimak!

Cara Mendapatkan Uang Gaib

1. Perburuan dan Penarikan Uang Gaib

Siapa sangka jikalau ternyata uang gaib bisa didapatkan dengan cara perburuan? Ya, tentunya cara menerima uang gaib ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki ilmu kebatinan tingkat tinggi.

Para pemburu harta karunlah yang biasanya melaksanakan cara ini. Mereka melaksanakan pencarian ke tempat-tempat yang dipercaya sebagai daerah bersemayamnya harta-harta kuno yang jauh dari hiruk pikuk kehidupan manusia.

Harta gaib tersebut sendiri biasanya memang merupakan harta positif yang disimpan oleh seseorang pada masa peperangan dulu. Oleh siempunya, harta ini lantas diamankan dengan cara meninggalkan jin kepercayaannya untuk menjaganya dari tangan manusia-manusia serakah. Tak jarang beberapa orang yang berhasil menemukan harta-harta gaib yang berupa emas, perhiasan, dan uang kuno ini harus rela mengorbankan nyawa demi untuk memiliki harta yang bukan miliknya ini.

Bicara perihal perburuan uang gaib, telah banyak orang yang mencoba peruntungan ini untuk dapat menjadi kaya secara mendadak. Bahkan paman dari ayah saya sendiri termasuk orang yang senang melaksanakan perburuan ini.

Suatu ketika setelah berbulan-bulan melaksanakan perburuan, ia bersama 3 temannya lantas berhasil menemukan berpeti-peti emas bercap foto Bung Karno di sebuah goa di Lampung Utara. Mereka sudah bersuka ria dan hampir berhasil menguasai emas-emas tersebut, tiba-tiba ada sebuah bunyi dari satu sisi goa yang mengatakan bahwa jikalau peti-peti berisi emas tersebut berpindah dari tempatnya, maka salah satu di antara 4 orang yang ada di dalam goa tersebut harus mati. Mendengar bunyi itu, jadinya paman saya dan 3 temannya mengurungkan diri untuk menguasai emas itu.

Perburuan dan Penarikan Uang Gaib

2. Menarik Uang dari Bank Gaib

Istilah bank gaib cukup populer untuk menggambarkan seberapa banyak uang yang tersimpan secara gaib dalam suatu tempat. Bank gaib sendiri biasanya dapat dilihat oleh mereka yang memiliki ilmu kebatinan tinggi. Untuk dapat menguasai uang-uang yang tersimpan dalam bank gaib, biasanya diharapkan suatu ritual amalan yang hanya dapat dilakukan pada saat-saat tertentu.

Ritual tersebut umumnya berupa penyembelihan beberapa ekor sapi yang kemudian dagingnya dibagi-bagikan kepada orang di sekitar daerah tersebut. Akan tetapi, kadang kali setelah selesai melaksanakan ritual ini tak jarang uang yang tersimpan di bank gaib justru hilang tak bersisa alias terkunci, sehingga membuat mereka yang telah melaksanakan pengorbanan menjadi kecewa. Tak jarang, alasannya ialah kegagalan yang menyerupai ini paranormal yang memimpin ritual amalan menjadi dianggap pembohong alias menipu.


3. Mendapat Uang Gaib lewat Mimpi dan Pulung

Hanya orang-orang yang mendapat wahyu dan pulung sajalah yang bisa mengalami langkah demi langkah cara menerima uang gaib yang satu ini. Mereka yang berhati suci dan tidak rakus harta biasanya akan diuji dengan kekayaan yang datang secara tiba-tiba lewat fenomena uang gaib.

Di dusun daerah saya tinggal dulu ada seorang anak dewasa yang terkenal alim dan soleh mengaku pernah menemukan sekarung uang nominal besar di hutan tempatnya mencari kayu bakar. Menurut ceritanya, uang tersebut beraroma bunga melati dan diperkirakan menyentuh angka lebih dari 5 milyar.

Mendapati karung berisi uang tersebut, anak tadi lantas ketakutan dan pergi meninggalkannya. Sesampainya dikampung, berceritalah ia kepada para tetangga dan saudaranya. Tentunya dongeng ini bukanlah dongeng bohong, lantaran anak tersebut dikenal tidak bisa dan tidak biasa berkata bohong. Oleh karenanya, penduduk kampung tersebut lantas pergi ke hutan dan berusaha mencarinya, akan tetapi karung itu tak pernah ditemukan hingga bertahun-tahun.
Asal Usul Tuyul
Nyi Blorong dan Legenda Pesugihannya
Mengenal Pesugihan Uang Balik

4. Mendapatkan Pinjaman Uang Gaib (Pesugihan)

Cara menerima uang gaib juga dapat dilakukan melalui ritual pemujaan alias pesugihan. Uang gaib yang diperoleh dengan cara ini biasanya membutuhkan tumbal setiap tahun yang nantinya arwahnya dipekerjakan pada raja jin yang menunjukkan uang dukungan tersebut, atau tergantung pada kesepakatan awal.

Kendati membutuhkan tumbal, nyatanya pesugihan uang gaib ketika ini masih banyak dicari oleh mereka yang mengalami kesulitan finansial. Akan tetapi, saya berpesan jikalau Anda sempat berpikir untuk melaksanakan hal ini, maka cobalah untuk mencari cara lain dalam menerima uang. Hal ini mengingat bahwa memuja lewat pesugihan ialah cara terlarang yang mendapat kutukan dan keburukan di kemudian hari.

Mendapatkan Pinjaman Uang Gaib (Pesugihan)

5. Menggandakan Uang secara Gaib

Menggandakan uang secara gaib mungkin terdengar menyerupai dagelan semata. Ya, kendati demikian, hal ini memang masih dianggap mungkin oleh sebagian orang. Akan tetapi, dari pengalaman dan sepemahaman kami, cara menerima uang gaib melalui metode penggandaan ini, acap kali merupakan sebuah pura-pura dari mereka yang mengaku bisa meniru uang. Masih ingat bukan dengan kisah Kanjeng Dimas? Demikianlah kurang dan lebihnya ujung dari penggandaan uang secara gaib yang terbukti lebih banyak unsur penipuannya.

Nah, demikianlah beberapa kisah, amalan, dan cara menerima uang gaib yang kami temui dari pengalaman kami. Semoga kisah-kisah ini dapat menjadi gambaran betapa sulitnya memperoleh uang secara instan terlebih jikalau uang tersebut bukan hasil dari jeri payah kita sendiri. Masih tertarik dengan kisah penarikan uang gaib yang pernah berhasil dilakukan, silakan simak artikel kami selanjutnya. Semoga bermanfaat!
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com

Pesugihan Uang Gaib : Ritual, Resiko, dan Bahayanya!

Pesugihan Uang Gaib - Siapa orangnya yang tak mau menerima kekayaan dan harta berlimpah dalam waktu singkat? Tentu saya yakin, di kehidupan yang serba materialis ibarat sekarang ini semua insan tak akan ada yang menolaknya. Kita semua justru terus berlomba-lomba untuk memiliki kekayaan sebanyak mungkin, sehingga dapat hidup sejahtera dan mampu membeli apapun yang diingini. Lantas, apakah mungkin seseorang mampu memperoleh kekayaan dan harta melimpah dalam waktu singkat? Jawabannya, ya! mungkin bisa, terlebih kalau ia mau melaksanakan ritual pesugihan uang gaib dan memperlihatkan tumbal setiap tahun. Lalu, apakah pesugihan uang gaib itu? Bagaimana cara mendapatkannya?

Pesugihan Uang Gaib

Pesugihan uang gaib yaitu salah satu bentuk pesugihan yang lumrah dijalani oleh mereka yang mengalami kesulitan ekonomi, terlilit hutang, dan ingin cepat kaya secara mendadak tanpa harus lelah bekerja dan mengucurkan keringat. Pesugihan ini memperlihatkan pinjaman dana gaib kepada mereka yang membutuhkan dengan imbalan (bunga) berupa tumbal dan korban tertentu sesuai dengan perjanjian awal. Konon, ada pula jenis pesugihan ini yang tidak memerlukan tumbal berupa manusia, melainkan hanya beberapa ekor kambing atau sapi sebagai penggantinya.

Pesugihan Uang Gaib

Dirunut dari prosesnya, pesugihan uang gaib terbilang sangat mudah dilakukan. Asalkan memiliki ketetapan hati dan tidak ingkar terhadap janji, maka berkarung-karung uang mampu dibawa pulang untuk kemudian dibelanjakan atau diinvestasikan.

Adapun uang yang dihasilkan dari pesugihan uang gaib tentunya bukanlah uang sebenarnya, dalam artian uang tersebut hanyalah benda tertentu yang disihir sehingga hanya mampu tampak ibarat uang dalam jangka waktu terbatas. Konon, uang sihir ini sebetulnya berupa kertas koran atau daun yang dialihrupakan dengan kekuatan gaib sehingga tampak dipandangan mata insan ibarat uang pada umumnya. Uang gaib ini disebut dapat beralih kembali ke dalam bentuk sesungguhnya apabila telah habis waktunya yang biasanya yaitu 40 hari. Dengan demikian, seorang yang melaksanakan pesugihan ini wajib segera menggunakan uang yang diperolehnya sesegera mungkin untuk berbelanja atau menyimpannya dalam bentuk investasi.


Ritual Pesugihan Uang Gaib

Ada banyak kawasan dan hebat spiritual yang mampu diminta bantuannya untuk menolong Anda menerima pesugihan uang gaib. Kendati begitu, dalam memilihnya Anda perlu waspada dan berhati-hati. Pasalnya, tak sedikit orang yang mengaku mampu membantu memperlihatkan jalan pesugihan, namun ujungnya hanya menipu dan memperdaya Anda. Pastikan bahwa telah ada seseorang yang Anda kenal berhasil melaksanakan pesugihan semacam ini biar Anda mampu sukses menerima apa yang Anda inginkan.

Pada umumnya, ketika Anda hendak melaksanakan ritual pesugihan uang gaib, terlebih dahulu Anda akan ditanya mengenai seberapa yakinkah Anda melaksanakan hal ini. Lantaran konsekuensi besar yang harus Anda tanggung di kemudian hari tidak boleh disesali alasannya yaitu keputusan mengikuti cara menerima uang gaib ini yaitu sepenuhnya di tangan Anda.

Ritual Pesugihan Uang Gaib tanpa Tumbal

Setelah haqqul yakin, Anda kemudian diharuskan untuk memperlihatkan persembahan berupa beberapa ekor hewan ternak untuk disembelih. Penyembelihan tersebut merupakan syarat mutlak yang harus dijalani sebagai gerbang memasuki suatu perjanjian gaib yang akan Anda sepakati. Biasanya hewan ternak yang disembelih berupa kambing atau sapi. Semakin besar dan mahal hewan yang Anda korbankan, maka akan semakin banyak pula uang gaib yang mampu Anda pinjam.

Adapun setelah pengorbanan tersebut diterima, Anda akan diajak ke suatu kawasan untuk bertemu dengan mahluk gaib yang nantinya memperlihatkan pinjaman uang gaib kepada Anda. Di kawasan itulah Anda akan berunding perihal beberapa kesepakatan, misalnya berapa jumlah uang yang akan dipinjam, berapa lama peminjaman, dan apa korban yang akan Anda berikan kepada mahluk gaib itu setiap tahunnya.

Bila dalam perundingan itu ditemukan kesepakatan, maka Anda akan diharuskan untuk pulang ke rumah dan mempersiapkan beberapa karung yang diisi dengan kertas koran atau daun. Karung tersebut lantas harus disirami dengan air bunga melati dan dengan ritual tertentu dalam suatu malam, keesokan paginya isi karung akan berubah wujud menjadi lembaran uang kertas dengan nominal tertentu. Biasanya dengan ritual semacam ini, uang yang mampu diperoleh di atas kisaran 1 milyar rupiah dalam satu malam.

Pasca Ritual Pesugihan

Mendapati uang berkarung-karung di rumah, Anda tentu akan sangat bahagia dikarenakan telah menjadi kaya secara mendadak hanya dalam waktu singkat. Uang-uang yang telah menjadi milik Anda, kini harus segera dibelanjakan sebelum kembali berkembang menjadi kertas atau daun. Anda akan sumringah alasannya yaitu apapun yang Anda inginkan mampu tercapai, dan segala hutang kini mampu dilunasi.

Akan tetapi, di balik kebahagiaan tersebut, Anda harus menanggung konsekuensi besar. Setiap tahun, wajib hukumnya bagi Anda untuk memperlihatkan tumbal salah seorang di antara keluarga atau orang bersahabat Anda. Jika Anda lupa atau enggan memperlihatkan tumbal, maka niscaya nyawa Anda-lah yang akan dipertaruhkan. Pemberian tumbal ini hanya dapat berhenti kalau Anda berhasil melunasi hutang gaib Anda di kemudian hari. Itupun, banyak orang yang tidak berhasil melunasinya alasannya yaitu terperdaya sihir, misalnya uang yang Anda bawa dari rumah telah dihitung cukup untuk melunasi hutang, namun sesampainya di kawasan mahluk gaib tersebut, uang Anda berkurang sekian lembar, dst.

Nah, demikianlah ulasan yang dapat saya sampaikan sekilas perihal pesugihan uang gaib sesuai dengan pengalaman dan silsilah yang saya ketahui. Saya berharap, sesulit apapun kondisi keuangan Anda ketika ini, janganlah sekali-kali untuk mencoba berpikir menjalani ritual pesugihan ini. Konsekuensinya sangat berat, terlebih kelak di akhirat. Semoga kita semua tergolong orang-orang yang selamat. Amiin.
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com

Kisah Nyata Penarikan Uang Gaib dan Emas Bung Karno!

Beragam dongeng perihal khasanah dunia gaib memang tak ada habisnya untuk ditelisik, terutama oleh mereka yang tertarik dan ingin tahu perihal kehidupan spiritualis yang tak kasat mata. Salah satu dongeng yang banyak dicari dan menjadikan rasa penasaran misalnya ialah perihal eksistensi uang gaib. Ya, eksistensi uang gaib memang menjadi misteri yang menarik. Tak heran jika ia kemudian banyak diburu oleh mereka yang ingin kaya mendadak tanpa harus bekerja keras mengucurkan keringat. Nah, bicara tentang penarikan uang gaib, saya punya sebuah dongeng yang bersumber dari kisah nyata. Kisah ini dialami oleh ayah saya sendiri dan beberapa sobat masa mudanya tempo dulu. Berikut ini saya telah menuliskan kisah tersebut sebagai materi renungan bagi kita semua.

Penarikan Uang Gaib

Bicara perihal penarikan uang gaib, ayah saya memang ialah orang yang sempurna untuk di ajak berdiskusi. Ia paham betul mengenai perkara ini, pasalnya hampir 20 tahun usia masa mudanya dihabiskan untuk berburu harta karun, termasuk harta-harta gaib yang tak kasat mata.

Suatu kisah yang paling berkesan baginya terkait dengan usaha penarikan uang gaib ialah ketika ia berhasil menemukan dan melihat secara eksklusif dengan matanya sendiri, bertumpuk-tumpuk uang koin emas dan berkarung-karung emas batangan di dalam sebuah goa besar di kawasan Ujung Kulon, Banten.

Penarikan Uang Gaib

Ia bersama 3 temannya telah mencari tumpukan harta itu selama berbulan-bulan dengan keringat dan modal yang tidak sedikit. Pencariannya dalam menemukan harta tersebut harus dilalui dengan beragam ritual, mulai dari dukungan sesaji, pertapaan, hingga mengorbankan beberapa ekor sapi.

Singkat cerita, setelah aneka macam ritual telah dijalani, ayah saya dan ketiga temannya mendapat wahyu atau pandangan gres dalam pertapaannya di sebuah lembah yang gelap. Secara bersamaan, keempat orang tersebut memiliki mimpi yang sama. Mereka bermimpi mendengar bunyi adanya orang yang berkata bahwa jika ingin harta dunia, maka mereka harus berjalan sejauh 10.000 langkah ke arah barat, lurus tanpa memotong jalan.

Mendapati wahyu tersebut, bergegaslah ayah dan tiga temannya mengikuti petunjuk yang diberikan bunyi gaib tersebut. Meski menemui bukit dan tebing yang curam, mereka terus berjalan sebisa mungkin tanpa memotong atau memutari jalan. Hingga akhirnya, pada langkah ke 99.990 mereka bertemu dengan sebuah lisan goa yang menganga.

Masuklah mereka ke dalam goa tersebut, akan tetapi tak ada sesuatupun harta benda atau uang yang mampu mereka dapatkan dari dalamnya. Awalnya mereka kemudian berpikir, bahwa bunyi yang mereka dengar ialah sebuah bisikan jin-jin yang berusaha mengganggu tapa brata yang mereka lakukan. Akan tetapi, ketika hendak kembali pulang, salah satu temannya melihat ada sebatang emas bung karno yang menempel di sebuah dinding goa. Diambillah emas tersebut dengan cara mengeruk dinding goa. Apa disangka, dinding goa rupanya sangat rapuh sehingga pada satu sisinya itu ambrol dan membuka ruangan gres yang tak pernah terjamah oleh siapapun sebelumnya.

Rupanya, di dalam dinding goa yang gres terbuka tersebut bertumpuk uang koin emas kuno dan berkarung-karung emas dengan aneka macam bentuk dan ukuran. Betapa girangnya ayah dan teman-temannya mendapati hal tersebut. Tidak sia-sia perjuangannya dalam mencari apa yang diingininya. Sehingga terbayangkan akan datangnya kemuliaan dunia dan kekayaan yang akan segera dinikmatinya. Euforia dan kebahagiaan tampak terang di raut wajah ayah dan teman-temannya. Bila diperkirakan, total uang yang mampu ia dapatkan dari harta yang mereka temukan mampu mencapai 2 triliun rupiah lebih. Itupun jika dihitung pada tahun 1995, dikala harga emas hanya sebesar Rp. 20.000. Bayangkan jika emas itu dihitung dengan nilai di tahun ini, tentu total uang hasil konversinya mampu mencapai beratus-ratus triliun.

Kisah Nyata Penarikan Uang Gaib dan Emas Bung Karno

Akan tetapi, kebahagiaan ayah dan temannya itu tidak bertahan lama. Pasalnya, ketika berusaha mengarungi emas-emas yang berserak, tiba-tiba terdengar bunyi dari sisi goa yang lebih dalam.

Ambillah sedikit banyak emas yang kalian lihat dikala ini sesuka kalian, namun saya akan mengambil pula 3 orang di antara kalian yang saya pilih secara acak untuk menemani saya disini!” kata bunyi gaib itu dalam bahasa Banten Kuno.

Mendengar bunyi itu, nyali ayah dan teman-temannya seketika eksklusif menciut. Dalam benak masing-masing kemudian berpikir bahwa nantinya hanya akan ada satu orang saja di antara mereka yang akan menikmati harta gaib itu, sedangkan 3 orang lainnya harus mati meninggalkan keluarga dan anak-anaknya dalam penantian panjang.

Setelah berpikir lama, jadinya ayah dan teman-temannya sepakat untuk tidak mengambil sedikitpun emas-emas yang dilihatnya. Pamitlah mereka kepada bunyi gaib itu, dengan berkata bahwa mereka tidak mau mengorbankan salah tiga di antara teman-temannya hanya alasannya ialah harta dunia yang menunjukkan kenikmatan sementara.

Maka pergilah ayah ketiga temannya dengan tangan hampa dan kekecewaan yang berkecamuk. Sesampainya di tengah perjalanan menuju rumah, rupanya mereka menemukan masing-masing 1 batang emas bung karno dalam saku celananya. Emas itu mungkin merupakan cendera mata dan ganti rugi atas pengorbanan yang telah mereka lakukan. Dari kejadian itulah kemudian ayah dan teman-temannya mencapai titik balik. Mereka lantas tobat dan tidak mau lagi melaksanakan perburuan harta gaib yang penuh risiko. Hingga dikala ini, ayah dan teman-temannya kembali menjadi orang-orang pada umumnya yang jika ingin memiliki harta, maka mereka harus bekerja sendiri.
5 Cara Mendapatkan Uang Gaib
Pesugihan Uang Gaib Tanpa Tumbal
Nyi Roro Kidul dan Soekarno
Nah, demikianlah kisah perihal perburuan dan penarikan uang gaib dan harta gaib yang bersumber dari kisah nyata. Tentunya kisah ini terlalu singkat untuk menggambarkan situasi yang bahwasanya dialami oleh ayah dan teman-temannya. Akan tetapi, meski begitu kita tetap dapat mengambil pelajaran berharga dari kisah ini. Urungkanlah niat Anda untuk memburu harta yang belum pasti, terlebih jika harta itu bukan milik Anda. Karena akan banyak hal yang harus Anda korbankan untuknya. Semoga bermanfaat!
Sumber http://kisahasalusul.blogspot.com